RAGAM PESONA DESAIN LAMPU BIS

Posted by: arahman  :  Category: Uncategorized

Bagi pecinta, pengguna, dan pengamat bis tentunya sudah hafal betul dengan karakter bis favoritnya. Kehadiran unit bis yang mewakili Perusahaan Otobis tertentu yang dengan setia dan beroperasi melayani rute perjalanan dari masa ke masa yang hingga saat ini tetap eksis tentunya akan memberikan kenangan sendiri sehingga tanpa disadari banyak dari pengguna jasa angkutan bis ini menjadi pelanggan setia bahkan menjadikannya idola untuk urusan kebutuhan transportasinya.

Banyak alasan yang melatarbelakangi seseorang untuk mengidolakan jenis transportasi bis dan tetap menggunakannya hingga saat ini. Mulai dari harga tiket, pelayanan prima yang diberikan, hingga pilihan mesin yang handal dan desain atau model bis yang menarik dan modern selaras dengan tren yang sedang berkembang di setiap jamannya.

Mengamati perkembangan model dan desain bis yang berkembang saat ini tentunya akan sangat menarik karena kita disuguhi berbagai model bis dengan desain-desain yang menarik. Beragam desain bis terbaru hadir dan diperkenalkan ke masyarakat dengan karakter futuristik, lux, elegan, gagah dan sporty yang pada akhirnya akan memberi warna tersendiri pada industri otomotif bis.

Salah satu komponen yang sangat berpengaruh pada desain kendaran termasuk bis adalah penggunaan lampu depan (Head Lamp) dan lampu belakang (Rear Lamp) yang kemudian dipadukan dengan desain body eksterior yang secara keseluruhan akan menghasilkan olahan desain yang mempesona dan selaras dengan karakter yang ingin di tampilkan.

Bagi kalangan produsen bis di Indonesia khususnya industri karoseri, pemilihan karakter lampu untuk digunakan pada model-model yang dikembangkannya bisa dikatakan menempati prioritas yang cukup tinggi karena dari pemilihan lampu yang digunakan tersebut maka akan mengawali lahirnya desain bis dengan model-model yang menarik dan segar.

Beragam model lampu dari berbagai merk bisa didapatkan dengan mudah dan cepat seiring akses informasi yang tidak terbatas melalui media cetak, event pameran maupun internet. Sebutlah beberapa pabrikan dari China seperti Yuanyang, Wenguang, dan Wu-yi menghadirkan berbagai pilihan model dan karakter desain lampu yang telah melaui proses desain, perakitan dan tes pencahahayaan yang teruji yang pemesanannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan tentunya dengan harga yang kompetitif.

Bisa kita lihat beberapa model bus yang cukup popular seperti model Proteus dari karoseri laksana yang menggunakan model lampu depan dari pabrikan Wu-yi yang dikombinasikan dengan lampu belakang dari pabrikan Yuanyang.

Dengan olahan dan kreativitas dari team desainnya berhasil menghadirkan sebuah rancangan bus yang lux dan elegan sehingga mampu diterima oleh pasar dengan baik.

Beberapa model lainnya yaitu Genesia’05 dari New Armada karoseri yang menggunakan lampu depan model Yuanyang yang dipadukan dengan tampilan grill besar dengan garis-garis desain yang kuat semakin memperkuat image kendaraan tersebut kokoh dan gahar tanpa meninggalkan nilai kemewahannya. Sedangkan pabrikan karoseri Adiputro menampilkan unit bis terbarunya dengan model lampu Marcopolo yang sangat dinamis dan mewah.

Dalam jangka panjang permintaan terhadap lampu-lampu untuk kebutuhan bis di tanah air sudah dapat dipastikan akan semakin meningkat, hal ini di karenakan semakin banyaknya pelaku bisnis transportasi bis yang sadar akan peranan desain sebagai strategi baru dalam pengembangan suatu produk untuk selalu terdepan dalam muatan inovasi sehingga mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Bus Tronton / LIMO (Rekor MURI)

Posted by: arahman  :  Category: Uncategorized

PO. SUMBER ALAM kini telah menghadirkan bis baru. Bis baru ini unik berbeda dengan bis-bis di Indonesia pada umumnya. Perbedaan yang sangat kentara terlihat pada tampilan eksterior bis ini. Bis ini mempunyai 10 roda 4 roda lebih banyak dari bis pada umumnya, bis ini mengacu pada bis-bis di Eropa yang menggunakan double gardan untuk roda belakang.
Mesin yang digunakan adalah Mercedes Benz 1521 dengan penambahan panjang chasis kurang lebih 1 meter, jadi total panjang keseluruhan bis ini adalah 13.20 meter. Karoseri tetap dipercayakan kepada rekanan Po Sumber Alam yaitu Laksana Ungaran Semarang. Tampilan bis ini benar-benar baru dan tidak mengambil design bis yang sudah ada.
Untuk interior bis ini dijejali dengan berbagai perlengkapan hiburan maupun untuk bersitirahat yang akan menambah kenyamanan dalam perjalanan.Yang sangat baru dari bis ini dan juga di klaim belum pernah ada di armada bis manapun di Indonesia adalah pintu Lift nya yang ada di bagian kiri belakang. Pintu lift ini berfungsi untuk naik dan turun bagi pengguna kursi roda ataupun jika harus membawa muatan yang sangat berat.

Road Test Scania Irizar Built-Up PO.Nusantara Kudus

Posted by: arahman  :  Category: Uncategorized

Undangan untuk mengikuti roadtest bus Scania Irizar 310 HP sulit dilewatkan begitu saja. Mengingat Scania Irizar 310 HP yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia.  Para penggemar bus di Indonesia dari berbagai lintas komunitas berkesempatan mengetes bus Scania Irizar sebelum digunakan secara resmi. Acara bergengsi ini dihelat oleh Po Nusantara Kudus dengan mengundang berbagai perwakilan komunitas penggemar bus, Sabtu 14 Maret 2009. Malang Bus Lovers sebagai komunitas penggemar dan pecinta bis di Malang Jawa Timur juga turut serta dalam rangkaian kegiatan roadtest kali ini.

Scania Irizar 130 HP

Rute Kudus-Jakarta adalah perjalanan yang sudah ditetapkan dari pihak Po Nusantara Kudus. Seperti apa serunya aksi para bus lovers di dalam bus Scania Irizar warna ungu  kali ini simak ulasan reportase berikut?

Berbagai lintas komunitas membaur menjadi satu. Kita disatukan dalam bus yang elegan ini. Mereka adalah Gentur, Pande, Dimas, Yudi, Ilham, Erro, dan  Enyon yang merupakan perwakilan dari Jakarta Bus Society (JakBus). Perwakilan undangan para penggemar bis dari dataran tinggi Periangan kota Bandung dan sekitarnya, Bandung Biser Community (BBC) yaitu; Andreas, Amin Akung, Arif, Handes dan Agung.

Ardi, Andi, Hendra dan Joko yang merupakan perwakilan undangan dari penggemar bus dari Kota Malang dan Kota Batu Jawa Timur ini, juga ikut diundang dalam kegiatan roadtest kali ini.  Sedangkan perwakilan undangan dari BisMania Community (BMC) dihadiri oleh Choirul Arifin, Dody, Machrizal, Arga dan Desy dari BMC Jakarta dan Bekasi. Ada penambahan peserta dari rekan BMC Korwil Jateng , yaitu Ilyas dan Gunawan. Tapi mereka hanya sampai di Semarang dan rumah makan saja, tidak sampai ikut ke Jakarta.

Rangkaian kegiatan road test Scania Irizar kali ini dimulai dari pool Po Nusantara Kudus. Sebelum berangkat para peserta diberikan arahan oleh Bapak Andi Darmawan, selaku Manager Po Nusantara Kudus. Pukul 16.00 wib rombongan peserta roadtest meninggalkan pool dan Kota Kudus menuju Jakarta lokasi bengkel milik PT. United Tractor Tbk., Scania.

Sebelum berangkat kami juga diberikan kupon makan untuk servis makan di rumah makan Sari Rasa mitra Po Nusantara dalam memberikan layanan makan penumpang. Mengingat barang bawaan yang tidak terlalu banyak, berat dan besar akhirnya bagasi yang sangat luas, lega nyaman dan tembus pandang itu tidak diisi dengan berbagai macam tas barang bawan.

Para peserta naik ke bis melalui pintu depan yang dibuka secara electric. Beberapa rekan-rekan juga ada yang melewati pintu tengah bis Scania Irizar ini. Begitu kita memasuki kabin bis udara sejuk berhembus dari blower Air Conditioner merk Webasto. Di dalam bis dengan total panjang 12,2 meter ini kami sebagai penggemar bis diamanahkan untuk memberikan penilian, komentar dan masukan yang membangun terhadap saat bis berjalan.

http://images.andreas23.multiply.com/image/2/photos/53/600x600/66/image164.jpg?et=YxodeJeu5tBs3AFFaMSnZg&nmid=219448177

The New SCANIA K 380 IB PO. Harapan Jaya

Posted by: arahman  :  Category: Uncategorized

Geliat dunia per-bisan semakin menunjukan greget-nya di negeri tercinta, itu dapat dilihat dengan diluncurkannya berbagai type mesin bis terbaru dari berbagai merek dan langsung digunakan oleh banyak perusahaan otobis guna ikut meramaikan persaingan di dunia transportasi.

Salah satu type mesin terbaru yang di luncurkan adalah K 380 IB yang merupakan varian terbaru dari SCANIA, yaitu pabrikan chassis dan mesin bus asal Swedia. PO. Harapan Jaya menjadi pemilik pertama chassis ini di Indonesia dengan menggunakan karoserie Tentrem model “Scorpion King”..

Filosofi nama “Scorpion King” diambil dari model body bis tersebut yang menyerupai kalajengking (Scorpion) dan nama “King” diambil dari nama Sang Owner, yaitu Alm. Bpk. Khuncoro (King Zhu). Sebagai wujud penghormatan terakhir dari pihak Karoserie Tentrem untuk beliau, maka Karoserie Tentrem memutuskan memberi nama “Scorpion King” pada body bus keluaran baru tersebut.

Perlu diketahui juga bahwa body bagian belakang bus ini sudah mengalami penggantian model sebanyak 4 kali. Hal ini dikarekanakan Bpk. Alm. Khuncoro merasa tidak cocok dengan model-model yang ditawarkan sebelumnya.

Menurut informasi dari Bpk. Eko, yang bertindak selaku “komandan” Bus Malam PO. Harapan Jaya, bus ini akan kembali lagi ke Tentrem untuk mempercantik bagian-bagian yang dirasa masih kurang, karena pada saat pengerjaannya. Pihak PO. Harapan Jaya meminta agar Tentrem segera menyelesaikannya karena bus tersebut akan digunakan untuk acara prosesi pemakaman Alm. Bpk. Khuncoro.

Bus ini dinobatkan menjadi bus dengan “Atap tertinggi” yang pernah dimiliki oleh PO. Harapan Jaya, sehingga pada saat bis tersebut datang di garasi, pihak PO. Harapan Jaya harus memangkas beberapa bagian atap garasi miliknya

MERCEDES BUS in Indonesia

Posted by: arahman  :  Category: Uncategorized

Enak mana, chassis Mercedes (MB) atau Hino? Rasanya itu yang sering dibicarakan juga oleh para fanatikan MB dan produk jepang semacam Hino, Isuzu, Mitsubishi, dan Nissan UD.
Sebenarnya antara produk Eropa dengan Jepang, ada perbedaan mendasar yang menjadi basis untuk produknya. Tak bisa dipungkiri, eropa lebih mementingkan aspek kenyamanan dan (maaf-yang belum elektronik) mengorbankan pengendra demi kenyamanan penumpang, sedang jepang berada di tengah-tengahnya, pengemudi lebih nyaman dan penumpang juga tidak enak-enak amat. Faktanya, coba longok bagian kaki-kaki bus saat bus berhenti, perhatikan dan bandingkan ukuran, jumlah, dan ketebalan per antara MB dangan produk jepang. Kalau sudah diamati dan dihitung, nanti pasti tahu jawabannya, bahwa MB mempunyai spring (per) yang lebih panjang dengan jumlah per lebih sedikit tapi ketebalan yang lebih tebal dibanding produk jepang. Bandingkan dengan produk jepang yang kesemuanya mempunyai bentangan per yang lebih pendek, jumlah per yang lebih banyak, dan ketebalan yang lebih tipis. Aplikasi penggunaan shockbreaker tipe double acting juga menambah lembut ayunan pada semua tipe MB. Hal itu menjamin kenyamanan dari chassis MB untuk penumpangnya. Eropa jauh lebih suka kenyamanan, benar begitu teman-teman??

Ini juga penting menurut saya, banyak yang belum mengetahui konversi tenaga dari MB dan produk eropa lainnya seperti MAN, Scania, Volvo, dsb. Pada produk eropa, satuan tenaga yang digunakan adalah EEC atau DIN-Net, tidak seperti jepang yang menggunakan standar JIS. Lha ini menimbulkan kesenjangan tenaga yang cukup signifikan antara eropa dan jepang. Ambil contoh: MB OH1113 bermesin OM366A berdaya 170hp @ 2.600rpm (DIN) itu kalau dikonversi ke JIS bisa menghasilkan daya 190Ps-an, MB OH1518 – OM366A 184hp@2.600rpm dalam JIS berarti 210Ps-an, terpopuler MB OH1521 – OM366LA (Intercooler) bertenaga 210hp@2.100rpm yang sekitar 240Ps-an JIS, tercanggih MB OH1725e bermesin OM906LA bertenaga 245hp@2.300rpm kalau dijadikan JIS setara dengan 270Ps-an. Nah, kalau sudah tahu tenaga dalam satuan JIS, bolehlah sekarang kita komparasi secara adil dan benar.

Dalam sejarahnya, PT. Daimler Chrysler Indonesia (dulu PT. Star Motors) telah memasarkan banyak sekali varian chassis bus, hingga bus jadi. Untuk chassis, ada dua tipe yakni O/OF (mesin depan) dan OH (mesin belakang), sedang bus jadi ada beberapa model yang asli buatan PT. German Motor Manufacturing (perakit MB di Indonesia). Untuk keperluan publik, juga terdapat beberapa tipe khusus yang tidak dipasarkan secara umum di pasar mobil Indonesia.
Chassis bus O/OF:
1. LO508, wheelbase: 3.800mm, mesin: OM314, tenaga: 80hp,
2. MBO700, wheelbase: 3.800mm, mesin: OM364A, tenaga: 122hp,
3. MBO800, wheelbase: 3.800mm, mesin: OM364A, tenaga: 122hp,
4. OF8000, wheelbase: 4.250mm, mesin: OM904LA, tenaga: 152hp,
5. OF1113/45, wheelbase: 4.570mm, mesin: OM352, tenaga: 130hp,
6. OF1113/45, wheelbase: 4.570mm, mesin: OM366, tenaga: 136hp,
7. OF1113/45A, wheelbase: 4.570mm, mesin: OM366A, tenaga: 170hp.
Chassis bus OH:
1. OH1113/51, wheelbase: 5.170mm, mesin: OM366, tenaga: 136hp,
2. OH1113/51, wheelbase: 5.170mm, mesin: OM366A, tenaga: 170hp,
3. OH1518/51, wheelbase: 5.170mm, mesin: OM366A, tenaga: 184hp,
4. OH1518/60, wheelbase: 6.050mm, mesin: OM366A, tenaga: 184hp,
5. OH1521/60, wheelbase: 6.050mm, mesin: OM366LA, tenaga: 210hp,
6. OH1623LAG, wheelbase: 5.950mm, mesin: OM366LAG, tenaga: 231ps (CNG),
7. OH1632/60, wheelbase: 5.950mm, mesin: OM926LA, tenaga 320hpm,
8. OH1725/60, wheelbase: 5.950mm, mesin OM906LA, tenaga 245hp.
Bus:
1. Seri O306
2. Seri Starliner (eks. KTT 1992)
Dalam pertarungan di pasar chassis bus Indonesia, MB harus bertempur dengan rival-rival dari jepang pada umumnya dan beberapa rival eropa, yakni Hino, Isuzu, MAN, Mitsubishi, Nissan UD, Perkasa, Scania dan Volvo. Untuk MB khususnya tipe OF bermesin depan dahulu sebelum 90-an masih bisa bersaing dengan rival-rival jepangnya, seperti Hino AK17, Hino AK3H, Mitsubishi BM116/117, Nissan UD CB12/CB87, tetapi setelah resesi uang ketat di awal 90-an yang membuat harga MB terus naik, penjualan pun merosot drastis, hingga akhirnya MB seri OF diskontinyu di Indonesia. Untuk seri OH, sejak pertama OH1113 hingga terkini OH1725 tampaknya masih menjadi pilihan bagi banyak operator bus khususnya bus pariwisata atau bus dengan layanan kenyamanan prima. Bahkan untuk urusan chassis mesin belakang, OH-nya MB mampu melengserkan beberapa pemain kunci seperti Mitsubishi dengan RM116/117, Nissan UD dengan RB87, Perkasa dengan B08 hingga tak bersisa lagi kini. Praktis, rival OH-Series di Indonesia tinggal menyisakan Hino seri RG/RK, MAN, Scania K-Series, Volvo B-series. Tengok saja, sampai-sampai ada banyak operator bus di Indonesia yang hanya mengoperasikanbus dengan chassis MB untuk seluruh armadanya, seperti PO. Lorena Group, PT. Blue Bird Group, dan banyak lagi PO di daratan Sumatera yang 100% MB.

Beberapa istilah juga umum digunakan oleh para sopir atau penggemar bus MB di Indonesia, seperti doyok, prima, king, intercooler, dan lain sebagainya. Sebenarnya, itu mengacu pada model yang ada. Seperti OH1113 awal banyak disebut “doyok”, lalu OH1113 akhir (OM366A) biasa disebut “prima”, OH1518 dipanggil “king”, sedang OH1521 dipasangi nama “intercooler” lantaran OH1521 adalah pengguna intercooler pertama dijajaran chassis bus MB di Indonesia. Dalam lieupnya di Indonesia, MB secara konsisten selalu mempertahankan parts (suku cadang) yang sama dalam setiap seri chassis bus-nya, yang terbagi menjadi dua garis besar produk; konvensional (OM314/352, OM364/366 engine) dan elektronik (OM904/906, OM926 engine). Persamaan itu untuk konvensional meliputi penggunaan mesin seri OM352/OM366 series yang secara teknis sebangun, sehingga memudahkan untuk penggantian suku cadangnya. Juga untuk gandar depan yang menggunakan seri MB-VL5, gandar belakang yang menggunakan seri MB-HL4, dan transmisi MB-G3/5 5-speed maju untuk semua modelnya (kecuali OH1521: MB-G4/6 6-speed maju). Untuk elektronik, penggunaan mesin seri OM90/92 yang serupa, gandar depan-belakang yang sama, transmisi MB-G85 (1725) atau ZF6S (1632 yang serupa 1623LAG-OM366LAG). Kebijakan dari MB ini benar-benar memudahkan dalam perawatan dan after-sales dari semua produk chassis bus MB di Indonesia. Jauh dibandingkan dengan produk Jepang yang menerjunkan banyak tipe mesin, transmisi, gandar, sereta perlengkapan yang seringkali jauh berbeda dari model lainnya dalam satu varian. Bravo MB! (kata para pengusaha PO yang pake MB, hehehe).

Khusus untuk bus buatan PT. GMM, para penggemar bus harus coba seri Star Liner yang masih ada dan beroperasi baik di jalanan, karena sebenarnya itulah masterpiece bus di Indonesia. Bus itu didesain asli insinyur-insinyur MB dengan keakuratan dan kepresisian tingkat tinggi yang awal mulanya khusus dibuat untuk agenda KTT. Coba rasakan kelembutan suspensinya, dan kelenturan chassisnya, waahhh, uenak beneerrr… Kalau yang di Jawa Timur, bisa coba armada dari PO. Akas Group.
Terima kasih perhatiannya, kalau ada salah atawa keliru atawa masukan, silahkan sharing disini atawa ketemu di tempat pecinta bus, OK?

Mercedes Benz Engine For Bus

Posted by: arahman  :  Category: Uncategorized

Dalam membahas bisnya MB jangan dicampur adukkan antara seri chassis dan
seri mesin. Seri chassis itu misalnya OH-1518, OH-1521, OH-1525, OH-1725
dll. Sedangkan seri mesin kodenya OM. Chassis yang berbeda bisa jadi
menggunakan mesin yg basisnya sama atau bahkan persis sama. OH-1518 dan
OH-1521 menggunakan mesin seri OM-366, bedanya OH-1518 menggunakan OM-
366A sedangkan 1521 menggunakan OM-366LA. Perbedaan keduanya hanya
terletak di intercooler (berkode L). Bahkan pada OH-1525 & OH-1725, atau
jika nanti bakal keluar OH-1526, ketiganya sama2 menggunakan mesin OM-
906LA. Tetapi seri chassis yang sama (OH-1518 misalnya) bisa jadi
menggunakan mesin yg berbeda. OH-1518 lama menggunakan OM-366A,
sedangkan OH-1518 baru (XBC) menggunakan mesin OM-904LA.

Lalu kaitannya dengan OBL & Lorena gimana ?
Kedua PO tersebut (juga salah satu PO di Sumatra kalo gak salah)
menggunakan MB V Engine yang mesinnya bukan secara resmi diedarkan oleh
MBI. Menurut info PO2 tersebut membelinya langsung dari S’pore. Lalu
terjadilah penyebutan yg salah kaprah …. disebut Lorena atau OBL
bermesin OH-2629, padahal chassisnya jelas2 OH-1521 :)

Saya gak tau pasti type MB V Engine yang digunakan oleh OBL atau Lorena.
Tapi jika dilihat dari bentuk mesinnya yg V6 single turbo, rasanya sih
itu mesin seri OM-4xx. Yang jelas kalo dibilang itu pake mesinnya IBC-
1632 ya tentu saja bukan, krn IBC-1632 memakai mesin seri 900, tepatnya
OM-926LA, 7200cc 6 silinder inline (bukan V).

Kembali ke V Enginenya Lorena & OBL …. Dari hasil interview rekan2
BMC diketahui bahwa mesin tersebut dicangkokkan begitu aja diatas
chassis OH-1521. Artinya chassis, gearbox, gardan, rem, bahkan
radiatorpun menggunakan milik OH-1521. Yg saya lihat beda hanyalah
intercoolernya yg lebih besar, padahal biasanya ukurannya sama dengan
radiator(mungkin bawaan asli dari mesin), makanya lobang airintake
radiator dimodif jadi lebih panjang kebawah agar intercooler yg lebih
besar juga bisa “bernafas”. Nah kalo dilihat dari fakta itu, maka
tebakan saya V Engine yang dipakai Lorena atau OBL adalah OM-401LA,
9572cc, V6 single turbo intercooler, tenaganya 270HP, torsinya 950nm.
Mesin tsb adalah yang dipakai oleh truk Gudang Garam seri 2527 (bukan yg
Axor 2528). Seri itu adalah mesin V terkecil yg mungkin torsinya masih
dalam batas kemampuan gardan OH-1521. Seperti diketahui, gardan OH-1521
aslinya hanya dibuat untuk menerima torsi sebesar 650-an nm dari mesin
OM-366LA.

Kemungkinan kecil lain (kecuali jika gardannya diganti) adalah
menggunakan mesin OM-441LA, 10.964cc, V6 single turbo intercooler,
tenaga 313 HP, torsi 1340nm. Tapi jika dilihat torsinya yg 2x lipat OM-
366LA, ini hanya kemungkinan kecil jika gardan yg dipakai tetap milik OH-
1521.

Tambahan dari saya, V Engine yg dipakai oleh OBL dan Lorena itu adalah
mesin dengan teknologi lama. Mesin2 terbaru cukup menggunakan mesin
segaris (inline), gak perlu menggunakan konfigurasi V kalo hanya untuk
mendapatkan tenaga di kisaran 300 HP. V engine itu konstruksinya lebih
rumit, membutuhkan parts lebih banyak dan pasti lebih mahal dibanding
mesin inline. Bahkan mesin OM-457LA, 12000cc 6 silinder segaris yang
dipasang pada truk Axor 2543 mampu menghasilkan tenaga sampai 428 HP
dengan torsi 2000nm. Karena itu setahu saya untuk bis2 MB keluaran
terbaru walaupun tenaganya dikisaran 400HP tidak ada yang menggunakan V
Engine.

Posted by: arahman  :  Category: Uncategorized

embedded by Embedded Video

YouTube Direkt

pink bus livery

Posted by: arahman  :  Category: Uncategorized

Green bus Livery

Posted by: arahman  :  Category: Uncategorized

introduce

Posted by: arahman  :  Category: Uncategorized

Nama         : ABD. RAHMAN

Fakultas   : Teknik

Jurusan    : Teknik Elektro

Nim            : 201010130311157

**************Mengawali dengan Bismillah**************